7 TIPS TERBAIK SEBELUM ANDA MEMILIH DIAPHRAGM SEAL

Diaphragm Seal yang rusak dapat membahayakan integritas instrumentasi dan juga dapat menimbulkan masalah dengan kemurnian dan keamanan proses. Oleh karena itu ketahui 7 Tips jitu sebelum anda memilih Diaphragm Seal untuk industri anda!

Diaphragm Seal, atau yang sering disebut chemical seal adalah alat yang paling tepat untuk dipakai di aplikasi dimana pressure gauge, pressure transmitter dan pressure switch tidak boleh berhubungan langsung dengan proses media.

 

Diaphragm Seal mempunyai 2 tugas Utama yaitu:

1.  Untuk memisahkan proses media dengan alat pengukur tekanan

2.  Memindahkan tekanan ke alat pengukur

 

Aplikasi yang tidak boleh berhubungan langsung dengan proses media adalah media yang sifatnya korosif, bertemperatur tinggi, berkontaminasi dan yang memerlukan aplikasi high-purity atau steril.

Bagaimana Diaphragm Seal bekerja ?

Proses media yang menyentuh lapisan bawah diaphragm seal dilindungi/diisolasi oleh diafragma yang lentur/flexible. Di ruang dalam antara diafragma dan alat ukur tekanan yaitu pressure gauge atau pressure transmitter diisi sepenuhnya oleh cairan. Tekanan yang berasal dari media, ditransmisikan oleh difragma yang elastis ke cairan yang ada di dalam diaphragm seal dan dari tempat tersebut langsung ke elemen alat pengukur, yaitu pressure gauge, atau pressure transmitter

Di beberapa kasus, antara diaphragm seal dan alat ukur tekanan, dipasang kabel kapiler yang bertujuan untuk menghilangkan dan meminimalisasi temperature tinggi yang berasal dari cairan yang panas ke alat ukur tekanan

Diaphragm Seal yang rusak dapat membahayakan integritas instrumentasi dan juga dapat menimbulkan masalah dengan kemurnian dan keamanan proses. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih Diaphragm Seal yang paling sesuai dengan kondisi aplikasi dan menghindari kegagalan seal dan konsekuensi buruk.

Dalam pemilihan diaphragm seal yang sesuai dengan aplikasi, ada beberapa hal yang harus diketahui dan ditelusuri yaitu :

1.  Maksimum tekanan dan temperature yang akan diukur

2.  Kadar partikel atau viskositas yang tinggi di dalam media tersebut

3.  Getaran yang massif di aplikasi tersebut

4.  Kesesuaian cairan yang ada di proses media dengan bahan alat ukur dan paking

5.  Koneksi yang akan terpasang di proses media, apakah model drat, flange dan clamp?

6.  Kondisi ruangan diaphragm seal tersebut yang akan dipasang, apakah normal atau korosif area?

7.  Kondisi temperature di ruangan tersebut, apakah suhunya sangat extreme atau dapat berubah dengan sangat cepat?

Untuk mengetahui Diaphragm seal yang sesuai dengan aplikasi yang ingin diukur, anda dapat klik link ini atau kontak kami.