Alat Pengukur Getaran (Vibration Meter)

Dalam sebuah industri perlunya mengecek tingkat getaran dari masing-masing mesin secara berkala. untuk bisa mengukur getaran dari mesin tersebut, cara yang paling sering untuk dilakukan adalah dengan menggunakan alat. Alat yang digunakan untuk mengukur getaran dari mesin disebut Vibration Meter. 
Vibration meter adalah alat uji atau instrument yang berfungsi untuk mengukur getaran sebuah benda, misalnya motor,pompa,kompresor atau benda lainnya terutama dalam dunia industri. Cara kerja benda ini adalah dengan menempelkan vibration sensor atau magnetic basenya ke benda/mesin yang akan di ukur, lalu magnetic base mengirimkan data melalui kabel ke unit pembaca. 
Dengan demikian vibration meter menunjukkan nilai kuatnya getaran pada benda atau mesin yang di ukur, sehingga bisa menentukan tindakan penyetelan atau kah sudah masuk ambang batas yang di ditentukan. 
Dengan melakukan kontrol dan analisa getaran secara berkala, maka sesuatu yang tidak normal pada mesin dapat dideteksi sebelum kerusakan besar terjadi. Dengan pengukuran vibration meter ini, para pelaku industri juga dapat mencegah para pekerjanya mendapat bahaya getaran yang tinggi. Untuk melakukan pengukuran terhadap tingkat vibrasi yang terjadi pada Mesin refrigeration digunakan instrumen pengukur sinyal vibrasi, yaitu Vibrometer Meter SMART SENSOR AR63A. Setting instrumen pengukur vibrasi ini dilakukan pada saat akan melakukan pengukuran sinyal vibrasi. 
Vibration meter juga dapat diartikan sebagai sebuah perangkat atau alat yang untuk mengukur gerakan bolak-balik dari komponen mekanik dari suatu mesin sebagai reaksi dari adanya gaya dalam (gaya yang dihasilkan oleh mesin tersebut) maupun gaya luar (gaya yang berasal dari luar atau sekitar mesin).
Adapun yang menjadi dasar dalam pengukuran di lihat dari parameternya dalam melakukan pengukuran atau vibration testing yaitu:
• Displacement
• Velocity
• Acceleration
Bagian-bagian Vibration Meter
1. Sensor Vibration
Sesuai namanya, sensor vibration memang menjadi bagian penting dari vibration meter. Konteks dari fungsinya adalah menjadi alat untuk mengubah besar sinyal getaran fisik menjadi sinyal analog. Dari sana juga akan terlihat besaran listrik dan berbentuk rupa tegangan listrik yang ada. Cara untuk melihat bagaimana fungsi dari bagian sensor vibration ini terhitung mudah. Caranya adalah Anda tinggal cukup meletakkan bagian ini di sebuah mesin yang mau diukur. Tinggal menunggu dalam beberapa waktu, maka hasilnya akan segera keluar.
2. Dynamic Signal Analizer
Selain sensor vibration, ada juga bagian lain dari vibration meter yaitu dynamic signal analizer. Dynamic signal analizer menjadi bagian yang penting karena menjadi usaha lanjutan setelah sensor vibration digunakan. Setelah sensor vibration diletakkan di bagian mesin yang ingin dicek vibrasinya, maka hasilnya akan didapatkan dengan bentuk sinyal getaran.
Dari sinyal getaran inilah, akan segera disalurkan ke dynamic signal analizer. Memang sebagai bagian penting dari vibration meter, dynamic signal analizer memiliki kombinasi yang cukup kompleks dari sebuah sinyal sumber getara mesin. Dari hasil yang dihasilkan oleh dynamic signal analizer, maka akan terlihat berapa besaran getaran yang ada di benda tersebut dengan bentuk data digital.

Spesifikasi Vibration Meter AR632A

Type : Vibration Meter with Integrated Probe
Scale Range : 10 Hz – 1 KHz (Lo), 1 KHz – 15 KHz (Hi)
Operating ambient Temperature : 0 to 40 Deg.C
Accuracy Class : 5%
Voltage power supply : 9V Battery

Kontak kami
+62 21 5232 0511
+62 21 6232 0111
0813 8014 86 (WA)

Momentous Instrumindo
Website : momentous.id
Linkedin : Momentous Instrumindo
Facebook : Momentous Instrumindo
Instagram : @momentous_instrumindo

Sumber :
http://en.smartsensor.cn/products_detail/productId=190.html
http://digilib.polban.ac.id/files/disk1/155/jbptppolban-gdl-rdfahminur-7730-3-bab2–6.pdf