MEMASUKI ERA INDUSTRI 4.0, APA ITU?

In: Newsletter On: Thursday, September 27, 2018 Comment: 0 Hit: 558

Dalam 2 tahun ini, semua orang membicarakan tentang Industri 4.0, mulai dari pelaku bisnis, pemerintahan dan akademisi. Sebagian besar orang awam melihat dan mengetahui Industri 4.0

foto: salesforce.com

Jakarta - Dalam 2 tahun ini, semua orang membicarakan tentang Industri 4.0, mulai dari pelaku bisnis, pemerintahan dan akademisi. Sebagian besar orang awam melihat dan mengetahui Industri 4.0 adalah industri yang berhubungan dengan Teknologi tinggi dan terkini terutama internet. Banyak dari pelaku bisnis masih menganggap bahwa industri 4.0 adalah digitalisasi proses bisnis dan industri pabrikan sehingga menjadi tersistemasi dan dapat dikontrol dan dikerjakan secara remote. Hal ini memang tidak salah dan benar adanya, tetapi industri 4.0 ini melebihi dari hal yang disebutkan diatas.

 

Secara singkat, Industri 4.0 atau industrial revolusi 4.0 adalah suatu nama industri yang dibuat untuk merevolusi industri manufaktur dan produksi dengan mengintegrasikan Internet of Things (IOT), cloud computing, integrasi data dan Teknologi terkini lainnya ke dalam pusat sistem manufatur dan produksi.

Sebelum kita melanjutkan secara lebih mendalam tentang industri 4.0, ada baiknya kita mengetahu awal mulanya pergerakan industri yang dimulai dari tahun 1800an.

foto: rctom.hbs.org

INDUSTRI 1.0

Dimulai pada tahun 1784, semua kegiatan manufaktur dan produksi dilakukan dengan memakai sumber energi dari tenaga ketel uap dan air.Invensi teknologi mesin uap di abad ke 18 di Inggris menandai mulainya revolusi industri 1.0. Penggunaan teknologi mesin uap untuk lokomotif, kapal laut, dan mekanisasi pertanian mampu meningkatkan produktivitas manusia dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

 

INDUSTRI 2.0

Dimulai pada tahun 1870, dengan ditemukannya energi listrik, kegiatan manufaktur dan produksi sudah dapat dilakukan secara massal dengan tetap memakai tenaga manusia sebagai operator dan pengendali mesin. Pendekatan “scientific management” dari Frederick W. Taylor diaplikasikan di pabrikan mobil Ford untuk memproduksi secara massal. Mass production yang bekerja di suatu assembly line inilah yang merombak bagaimana cara bekerja menghasilkan barang agar bisa lebih cepat dan lebih murah.

 

INDUSTRI 3.0

Dimulai pada tahun 1969, dengan ditemukannya chip elektronik dan komputasi awal, kegiatan manufaktur dan produksi sudah memakai mesin, dan analisa, monitoring dan tindakan dapat dilakukan secara digital di masing - masing unit lini mesin. Ditemukannya Programmable Logic Controller (PLC) pada tahun 1960-an memungkinkan otomatisasi dan robotisasi dalam sistem produksi.

 

 INDUSTRI 4.0

Diperkenalkan pada tahun 2011, di ajang pameran industrial terbesar dunia yang diadakan di Negara Jerman, yaitu pameran Hannover Messe. Dan sejak saat itu, konsep semakin luas mendisrupsi di semua lini industri, dari proses manufaktur sampai barang tersebut diterima oleh konsumen.

 

Industri 4.0 tidak bisa dilepaskan dari cloud computing dan internet of things, dan kedua hal itu menjadi garda utama untuk perkembangan dan kemajuan manufaktur dunia di masa depan, dan yang sekarang ini sering disebutkan dengan istilah “Industry Internet of Things”.

 

Diluar sistem yang telah ada di fasilitas manufaktur atau pabrikan, ada yang dinamakan “Cyber-Physical Systems (CPS)”, yaitu mesin/alat yang ditanamkan perangkat lunak dan kemampuan untuk melakukan komputasi, contohnya seperti sistem navigasi yang ada di mobil atau jam pintar yang ada di tangan kita.

 

Didalam sistem Manufaktur, hal ini menjadi lebih kompleks dan dinamakan “Cyber-Physical Production Systems (CPPS)”. CPPS adalah perangkat lunak yang dapat menjadikan mesin tidak hanya dapat melakukan kemampuan komputasi saja tetapi juga ditanamkan sensor dan actuator yang didesain untuk dapat melakukan diagnosa secara mandiri dan dapat membuat keputusan berdasarkan data dan kejadian terkini.

 

Di artikel selanjutnya kita akan membahas keuntungan dan tantangan dari industri 4.0 ini dan apa saja yang sudah dilakukan dan terjadi di era industri 4.0. Serta sektor industri apa saja yang jadi fokus pemerintah Indonesia di era Digital ini.

Comments

Leave your comment